Cara Menghitung Volume Silinder (Tabung) dengan Contoh Soal

Cara Menghitung Volume Tabung – Pengertian silinder (Tabung) :Silinder atau tabung adalah sebuah bangun tiga dimensi beraturan yang berbentuk batang dengan penampang berbentuk lingkaran dan mempunyai ketinggian tertentu. Bidang sisi pada tabung ada 3 bagian antara lain : alas, tutup dan selimut.

Radius, Diameter dan Tinggi Sebuah Tabung

Dimensi dari sebuah silinder (tabung) dinyatakan dengan besaran radius atau diameter penampang tabung dan tinggi tabung. Diameter pada sebuah tabung bisa lebih pendek, sama ataupun lebih panjang dari tinggi tabung itu sendiri. Apabila  dimensi tinggi silinder lebih besar dari diameternya, dimensi tinggi biasanya disebut sebagai panjang silinder misalnya pada batang besi. Sedangkan, apabila dimensi tinggi silinder jauh lebih kecil dari diameternya, dimensi tinggi ini biasanya disebut  tebal silinder misalnya pada keping koin. Radius silinder biasanya sering disebut juga sebagai jari-jari silinder.

Rumus Menghitung Volume Silinder

Untuk dapat menghitung volume atau sebuah isi silinder, maka sebelumnya anda harus mengetahui dimensi radius atau diameter (dimana diameter = 2x radius)  dan tinggi dari silinder tersebut. Rumus untuk menghitung volume silinder adalah sebagai berikut :

Volume = pi x radius x tinggi

dimana  pi = 22/7

Rumus menghitung volum silinder ini sering ditulis dengan lebih singkat sebagai V =  pi x r x r x t. Volume dari sebuah silinder pada dasarnya  adalah luas lingkaran penampang tabung dikali tinggi tabung. Pada rumus tersebut pi x r x r adalah luas lingkaran penampang silinder. Yang perlu anda  perhatikan bahwa dalam menghitung volume sebuah silinder yang menggunakan rumus diatas, dimensi radius (atau diameter) dan tingginya harus menggunakan satuan yang sama. Satuan volume merupakan satuan panjang kublik misalnya milimeter kubik (mm3), centimeter kubik (cm3), meter kubik (m3) dan lain sebagainya.

Contoh perhitungan volume silinder sebuah tabung

Contoh Soal 1
Soal: Berapa volume sebuah tabung yang memiliki diameter 20 cm dan tinggi 28 cm? (Petunjuk: volume silinder = pi x radius x radius x tinggi).
Jawab:
Radius silinder adalah setengah dari diameter yaitu 10 cm.
Volume tabung = (22/7) x 10 cm x 10 cm x 28 cm = 8.800 cm3.

Contoh Soal 2
Soal: Sepotong kayu dibentuk menjadi sebuah silinder dengan luas penampang 240 cm2. Silinder kayu tersebut tingginya 50 cm. Berapa volume silinder kayu tersebut? (Petunjuk: volume silinder = luas penampang lingkaran x tinggi).
Jawab:
Volume silinder kayu = 240 cm2 x 50 cm = 12.000 cm3.

Contoh Soal 3
Soal: Sebatang besi sepanjang 7 meter mempunyai penampang berbentuk lingkaran dengan diameter 1 cm. Berapa volume batang besi tersebut dalam centimeter kubik? (Petunjuk: volume silinder = pi x radius x radius x tinggi).
Jawab:
Panjang besi = tinggi silinder yaitu 7 m = 700 cm.
Radius silinder = setengah kali diameter batang besi yaitu 0,5 cm.
Volume batang besi = (22/7) x 0,5 cm  x 0,5 cm x 700 cm = 550 cm3.

Contoh Soal 4
Soal: Sekeping koin logam memiliki tebal 1,4 mm dan diameter 20 mm. Berapa volume koin tersebut? (Petunjuk: volume silinder = pi x radius x radius x tinggi).
Jawab:
Tebal koin = tinggi silinder yaitu 1,4 mm.
Radius koin = setengah kali diameter yaitu 10 mm.
Volume koin = (22/7) x 10 mm x 10 mm x 1,4 mm = 440 mm3.

Contoh Soal 5
Soal: Sebongkah es batu dicetak membentuk silinder dengan ukuran jari-jari silinder dan tebalnya sama yaitu 35 cm. Berapa volume silinder es tersebut? (Petunjuk: volume silinder = pi x radius x radius x tinggi).
Jawab:
Radius = jari-jari silinder yaitu 35 cm.
Tinggi silinder = tebal silinder = 35 cm.
Volume silinder es = (22/7) x 35 cm x 35 cm x 35 cm = 134.750 cm3

Demikian sedikit informasi yang saya tulis mengenai ‘cara menghitung volume tabung’ semoga informasi tersebut  dapat memberikan manfaat bagi anda untuk  memahami pengukuran volume tabung dan menambah pengetahuan anda terutama di pelajaran matematika yang berkaitan dengan tabung (silinder).