Cara Menghitung Gaji Karyawan Menggunakan Rumus Excel

Menghitung Gaji Karyawan Microsoft Excel – Bagi karyawan, mengetahui komponen gaji merupakan sesuatu yang harus dilakukan. Tidak hanya sekedar bekerja saja kemudian memperoleh gaji, tetapi mereka harus menjadi cerdas memahami komponen apa saja yang menjadi penyusun gaji yang diterima. Pada dasarnya komponen gaji meliputi gaji pokok ditambah dengan tunjangan tetap. Sehingga apabila gaji pokok sebesar 75% dari jumlah gaji yang diterima sesuai dengan Pasal 94 Undang-Undang No. 13/2003. Nah, kali ini kami akan membahas cara menghitung gaji karyawan atau pegawai berdasarkan hari kerja menggunakan rumus excel date & time NETWORKDAYS.

Rumus Excel NETWORKDAYS merupakan rumus yang digunakan untuk menghitung jumlah hari kerja dengan ketentuan 5 hari kerja dalam satu minggu (libur selama dua hari yaitu hari sabtu, minggu) dan jika ada hari libur lain seperti hari libur nasional kita juga bisa menambahkannya. Dengan menggunakan rumus Excel NETWORKDAYS komputer bisa menentukan tanggal di hari sabtu dan minggu secara otomatis, sehingga anda bisa menghitung hari kerja dengan cara lebih mudah dan simple. Agar lebih jelasnya Office kami akan memberikan contohnya berikut ini :

Buatlah tabel seperti dengan data-data gambar dibawah ini:

Pertama kita harus menghitung jumlah hari kerja terlebih dahulu berdasarkan tanggal mulai kerja sampai tanggal terakhir kerja dalam setiap bulannya.

Sytank penulisan = NETWORKDAYS(start_date;end_date;holidays)

Ket :

start_date: Tanggal Mulai kerja

end_date: Taggal akhir kerja

holidays: untuk dapat menambahkan hari libur diluar hari sabtu minggu (libur nasional setiap bulannya jika ada )

Pada cell E4 kemudian ketikan rumus = NETWORKDAYS(C4;D4;C11)

C4 : tanggal mulai kerja

D4 : tanggal akhir kerja

C11 : hari libur nasional seperti contoh diatas 25/12/14 hari natal

Selanjutnya kita akan tambahkan simbol alamat cell absolute ($) pada cell libur $C$11 kare setiap karyawan libur pada tanggal merah agar pada saat kita drag rumusnya akan tetap.

Rumusnya menjadi = NETWORKDAYS(C4;D4;$C$11)

Kemudian untuk mempercepat pengerjaan rumus karyawan lain kita drag rumusnya.

Masukan gaji perhari masing-masing karyawan

Total Gaji Rumusnya cell G1 ketikan rumus = E4*F4

Contoh hasilnya adalah dibawah ini :

Nb : Jangan sampai anda salah memasukkan tanggalnya misalnya bulan yang tanggalnya hanya 30 tetapi ditulis 31 sebab hasilnya akan error #VALUE !

Komponen dan Contoh Perhitungan Gaji Karyawan

Pada prinsipnya komponen gaji meliputi gaji pokok ditambah tunjangan tetap. Sehingga gaji pokok setidaknya sebesar 75 % dari jumlah gaji yang diterima sesuai dengan Pasal 94 Undang-Undang No. 13/2003.  Beberapa komponen penyusun gaji yaitu:

  • Gaji Pokok
Gaji pokok merupakan gaji dasar yang ditentukan sesuai dengan jabatan atau tugas tertentu. Jabatan mencerminkan tingkat kesulitan dan tanggung-jawab pekerjaan yang diemban. Makin tinggi jabatan maka makin berat juga tanggung-jawab pekerjaan yang dipikul. Kompetensi pekerja pun dapat digunakan sebagai acuan memberikan jabatan kepada seorang pegawai.
  • Tunjangan
Tunjangan merupakan pelengkap dari gaji pokok. Tunjangan lebih berfungsi secara sosial dan juga fungsi insentif. Banyak tunjangan bisa diberikan kepada para pegawai diantaranya : Tunjangan Jabatan, Tunjangan Transport, Tunjangan Makan, Tunjangan Lain-lain. Tunjangan pun ada yang bersifat tetap yang diberikan setiap bulan dan tunjangan tak tetap dimana ada persyaratan tertentu agar pekerja bisa mendapatkannya.
  • Potongan
Potongan umumnya diambil disebabkan adanya beberapa hal terkait dengan pegawai. Berbagai macam potongan yang umum diberlakukan antara lain : Potongan Pajak Penghasilan, Potongan Iuran Kesehatan, Potongan Iuran Hari Tua, Iuran BPJS dan lainnya.
  • Uang Lembur
Lembur pun bisa ditambahkan untuk melengkapi gaji total yang diperoleh pekerja. Uang tambahan ini akan diberikan jika pekerja bekerja melebihi standar jam kerja yang umum.
Berikut akan diberikan contoh cara menghitung gaji karyawan. Untuk dapat menghitung jumlah penghasilan yang diterima karyawan harus dicari beberapa hal mulai dari gaji pokok, uang lembur, tunjangan transport, penggantian pengobatan jika ada, potongan BPJS, potongan PPh Pasal 21. Misalnya pak Arman bekerja di PT. Tenun Sutera dengan jam kerja selama sebulan sebanyak 194 jam dan memperoleh gaji pokok Rp.1.730.000. Kemudian memperoleh uang lembur sebesar Rp.375.000, penggantian pengobatan Rp.250.000, uang transport Rp.500.000. Bila semua tadi dijumlahkan maka jumlah gajinya sebesar Rp.2.855.000.
Namun itu belum dikurangi dengan beberapa potongan yang meliputi iuran BPJS Rp.17.300 dan PPH pasal 21 sebesar Rp.79.450. Jumlah potongan sebesar Rp.96.750 yang nantinya digunakan sebagai pengurang. Sehingga jumlah gaji pak Arman yang bisa dibawa pulang sebesar Rp.2.855.000 – Rp.96.750 = Rp 2.758.250.